usia

Karunia Usia Begitu Berharga

Brilly El-Rasheed Penyejuk Hati Leave a Comment

Oleh Brilly Y. Will. KARUNIA USIA BEGITU BERHARGA PERTARUHAN IMAN ATAU USIA BERLALU BEGITU SAJA TANPA ADA KONTRIBUSI BAGI IMAN DI HATI Akankah kita membiarkan hidup kita berakhir dengan kedigdayaan realitas semu, dan dengan iman kita sebagai pecundang? Akankah kita membiarkan iman kita tercabut, benar-benar hanya menjadi sebuah titipan saja pada diri kita selama beberapa saat di alam dunia ini? …

muhammad

Empat Dimensi Iman kepada Para Rasul

Brilly El-Rasheed Aqidah Leave a Comment

Iman kepada para Rasul mengandung empat dimensi: 1. Mengimani bahwasanya risalah mereka benar-benar dari Allah Azza wa Jalla. Allah al-Haq berfirman: كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ الْمُرْسَلِينَ “Kaum Nuh telah mendustakan para Rasul.” [Asy-Syu-‘araa’: 105] Lihat juga QS. Asy-Syu’araa’: 123, 141 dan 160 Allah Azza wa Jalla menyebutkan bahwa mereka mendustakan semua Rasul, padahal hanya seorang Rasul saja yang ada (yaitu Nuh …

rasulullah

Mari Imani Para Rasul!

Brilly El-Rasheed Aqidah Leave a Comment

Iman kepada para rasul adalah dengan membenarkan wahyunya dan menetapkan nubuwahnya (kenabiannya). Sungguh, para rasul adalah orang-orang yang jujur (shidiq) terhadap yang disampaikan dari Allah. Sungguh, mereka telah menyampaikan risalah (wahyu) dan menjelaskan pada manusia tentang sesuatu yang tidak boleh mereka jahil (bodoh) padanya. Dalil tentang wajibnya beriman pada para Rasul amat banyak. Di antaranya Allah Ta’ala berfirman, وَلَكِنَّ الْبِرَّ …

akhir zaman

Perhelatan Iman di Akhir Zaman

Brilly El-Rasheed Aqidah Leave a Comment

Iman adalah bekal terbesar dan paling mendasar bagi kita mengarungi kehidupan hari akhir yang tiada berakhir. Tiadanya iman dalam jiwa dan raga, pertanda sengsara sepanjang masa. Sebaliknya eksisnya iman, walau sebesar biji sayuran, yang hampir tak kelihatan, alamat selamat meski harus melarat hampir sekarat. Tapi harapan masih bisa digantungkan, setelah sebelumnya menjadi penghuni jahannam yang menghancurkan, tersiksa dengan ‘adzab yang …