Mana Yang Lebih Mulia, Ahli Dunia Atau Ahli Hadits?

Abu Zur'ah Ath-Thaybi Ilmu Hadits 0 Comments

Ada hubungan erat antara ahli hadits dan ahli dunia. Pasalnya, kebanyakan ahli dunia –karena sudah asyik dan terbuai dengan kenikmatan dunia– tidak lagi butuh untuk mendalami hadits. Sebaliknya, para ahli hadits kebanyakan adalah orang-orang yang menghinakan dunia dan zuhud terhadapnya. Dari sini seolah-olah mereka tidak akan pernah bertemu meskipun di persimpangan jalan. Seolah-olah mereka hanya diberi satu pilihan: menjadi ahli …

Mewujudkan Impian Menjadi Ahli Hadits Masa Kini

Abu Zur'ah Ath-Thaybi Ilmu Hadits 0 Comments

Para ulama menjelaskan bahwa menuntut ilmu itu perlu tadarruj (tahapan-tahapan). Sayangnya kita melihat penuntut ilmu masa kini inginnya yang instan-instan. Inginnya belajar setahun langsung jadi ustadz, syaikh, atau ahli hadits. Akhirnya keinginan mereka tidak tercapai karena menyalahi kurikulum kaum salaf, sehingga mereka pun jenuh, bosan, dan meninggalkan belajar, bahkan tidak ingin belajar lagi selama-lamanya. Kesalahan besar yang terjadi pada mereka …

Definisi Huffazh Para Penghafal Hadits dan Jumlah Hafalan Disebut Hafizh

Abu Zur'ah Ath-Thaybi Ilmu Hadits 0 Comments

Al-Huffâzh (الحُفَّاظُ) adalah bentuk jama’ dari al-hâfizh (الحَافِظُ) artinya yang menjaga atau menghafal. Yang dimaksud huffazh di sini ahli hadits yang memiliki hafalan hadits sangat banyak sekali. Para ulama berselisih tentang berapa jumlah minimun sehingga seseorang dikatakan al-hafizh. Di antara mereka ada yang berpendapat 20.000 hadits, 100.000 hadits, dan ada pula 300.000 hadits, bahkan ada yang lebih banyak dari itu. …

Jumlah Hafalan Ahli Hadits Hingga Satu Juta Hadits

Abu Zur'ah Ath-Thaybi Ilmu Hadits 0 Comments

a) Hafal 100 Hadits Husyaim berkata: كُنْتُ أَحْفَظُ فِي الْمَجْلِسِ مِائَةَ حَدِيثٍ وَلَوْ سُئِلْتُ عَنْهَا بَعْدَ شَهْرٍ لأَجَبْتُ “Aku pernah menghafal dalam satu majlis 100 hadits. Seandainya aku diminta untuk menyampaikannya sebulan kemudian, niscaya aku akan menyebutkannya.” b) Hafal 4.000 Hadits Ma’mar berkata: اجْتَمَعْتُ أَنَا وَشُعْبَةُ وَالثَّوْرِيُّ وَابْنُ جُرَيْجٍ، فَقَدِمَ عَلَيْنَا شَيْخٌ، فَأَمْلَى عَلَيْنَا أَرْبَعَةَ آلافِ حَدِيثٍ عَنْ ظَهْرِ قَلْبٍ، …

Jangan Ragu Menjadi Ahli Hadits

Abu Zur'ah Ath-Thaybi Ilmu Hadits 0 Comments

Hidup hanya sekali maka hiduplah yang berarti. Apapun kesibukan seseorang, hal itu tidak menghalanginya untuk menjadi ahli hadits. Meskipun dia kuliah di perguruan tinggi umum atau teknik karena desakan orang tuanya, meskipun dia sibuk bisnis karena tuntutan hutang dan keluarga, meskipun dia orang miskin yang melarat tidak memiliki bekal, meskipun dia cacat tidak bisa bergerak bebas. Sebab ilmu adalah hibah …

Makanan dan Minuman Yang Perlu Dikonsumsi Penghafal Hadits

Abu Zur'ah Ath-Thaybi Ilmu Hadits 0 Comments

Makanan yang Perlu Dikonsumsi Allah subhanahu wa ta’ala menyukai orang-orang yang tidak berpangku tangan dalam menyambut takdir baik. Memang semuanya terjadi atas takdir Allah tetapi Allah memerintahkan manusia untuk berusaha dan menempuh jalan-jalannya. Di antara jalan untuk menguatkan hafalan adalah mengkonsumi beberapa jenis makanan: madu, kismis (anggur kering), habbatus sauda` (jinten hitam), kurma, dan susu. a) Madu Imam az-Zuhri (w. …

Tahapan Mengulang Hafalan Bagi Penghafal Hadits

Abu Zur'ah Ath-Thaybi Ilmu Hadits 0 Comments

Manusia memiliki tabiat lupa, karena Adam juga lupa. Baru kemarin seseorang berkenalan, tetapi sekarang sudah lupa siapa namanya. Alangkah cepatnya manusia lupa! Lupa adalah penyakit dan obatnya adalah mengulang-ulang. Imam az-Zuhri (w. 124 H) berkata: إِنَّمَا يُذْهِبُ الْعِلْمَ النِّسْيَانُ وَتَرْكُ الْمُذَاكَرَةِ “Ilmu hilang karena lupa dan meninggalkan mudzakarah (murajaah/diskusi).” Al-Hasan bin Abu Bakar an-Naisaburi al-Faqih berkata: أَنَّ فَقِيْهًا أَعَادَ الدَّرْسَ …

Sepenggal Kisah Ahli Hadits yang Mengagumkan

Abu Zur'ah Ath-Thaybi Ilmu Hadits 0 Comments

Berikut akan penulis bawakan beberapa riwayat tentang sepenggal kisah agung dan hafalan ahli hadits dari kaum salaf rahimahumullah. Diriwayatkan bahwa Warraq berkata tentang Abu Thayyib al-Mutanabi, “Aku tidak tahu ada yang lebih kuat hafalannya daripada pemuda ini. Pada suatu hari dia berada di sisiku. Lalu tiba-tiba ada seseorang menawarkan sebuah kitab karya al-Ashma’i sebanyak 30 lembar untuk dijual. Lalu diambilnya …