Mahal dan berharga yang tidak disuka

Mahal dan berharga tapi tidak disuka, apa itu? Yang saya maksud adalah nasehat. Seringkali orang tidak terima ketika dirinya dinasehati. Bahkan marah-marah. Padahal dampak baiknya akan kembali kepada dirinya.  Kenapa demikian? Karena kecenderungan orang lebih suka menasehati daripada dinasehati. Lebih suka menggurui daripada digurui. Lebih suka menegur daripada ditegur. Ini suatu kelemahan dan hal semacam ini perlu dibenahi. Karena di …

Peduli Orang Lain…., Jangan Kau lakukan!!

Janganlah kita peduli kepada orang lain dengan menasehatinya, memerintahnya kepada kebaikan, mencegahnya dari kemungkaran, sementara kita melupakan diri kita. Kita menjelaskan bahaya riba kepada orang lain sementara kita gemar bermuamalah ribawi. Kita melarang orang lain yang korupsi waktu ketika bekerja, sementara kita melakukannya. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ أَنْفُسَكُمْ وَأَنْتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ  [البقرة: 44] …

Sekali lebih banyak daripada Sejuta kali

Dalam urusan dunia, adalah sesuatu yang wajar, jika kita mengejar yang lebih banyak dan lebih besar. Misalnya: Gaji yang lebih banyak, untung yang banyak, harta warisan yang banyak, membeli buah yang besar-besar, rumah yang besar dan lain-lain. Namun, tidak demikan dalam masalah agama. Tidak selamanya yang lebih besar dan lebih banyak itu baik. Malah bisa jadi ia merupakan perkara rendah …

Orang Shaleh Belumlah Shaleh

                “Orang shaleh belumlah shaleh” maksudnya adalah sekedar menjadi orang shalih itu belum cukup, tetapi juga harus menjadi mushlih (memperbaiki). Inilah yang diperintahkan oleh syariat, agar setiap orang menjadi shalih dan mushlih. Artinya, setelah seseorang mengupayakan dirinya menjadi sebaik-baiknya muslim, dia juga harus memperhatikan kondisi muslim lainnya yang belum baik agar sama-sama menjadi orang baik. Tentunya, menjadi orang baik di …

Masak… Kalah Sama Pemuda Beruban??!

Pemuda itu identik dengan kuat, enerjik, kebebasan emosional, pencarian jati diri, ingin menampakkan diri, ingin diakui eksistensinya, gejolak syahwatnya tinggi, dan kejiwaan yang belum matang alias labil. Jika seorang pemuda yang “terjerat” dengan kondisi demikian bisa membebaskan diri untuk bisa menjalankan amalan-amalan ubudiyah sebaik-baiknya, niscaya dia termasuk orang yang diistimewakan oleh Allah Azza wa jalla. Dia ‘azza wa jalla akan …

Amanah? Tanyakan Langit, bumi dan gunung

  Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا [النساء: 58] “Sungguh Allah menyuruh kalian untuk menyampaikan amanah kepada ahlinya” (QS. An-Nisa: 58). Makna ahlinya adalah orang yang berhak menerimanya dan orang yang mampu menjalankannya. Renungkanlah ayat ini, sebagaimana penjelasan Syaikh Utsaimin rahimallahu Ta’ala yang  ringkasnya adalah: ayat ini ( إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُم , sungguh …

Kiat Cerdas Meraih Istiqomah

Di manakah posisi saya? Ini adalah pertanyaan terpenting dalam kehidupan kita sebagai langkah pertama di dalam perjalanan menuju istiqamah, karena mengevaluasi dan bertanya kepada diri sendiri, di mana hanya sekedar berpikir, merupakan keistimewaan bagi orang-orang yang berakal. Maka, sangatlah benar jika mengevaluasi dan menghisab diri itu juga menjadi pondasi untuk perbaikan diri. Sebaliknya, orang yang melakaikan hal ini (evaluasi) akan …

Tidak Mengabaikan Yang Terabaikan

Tidak Mengabaikan Yang Terabaikan Tahukan Anda pentil? Benda kecil yang tersembunyi dalam ban. Dia tidak tampak sebagai sesuatu yang bernilai bahkan terkesan sangat remeh. Tapi, apa yang terjadi jika mobil mewah tanpa keberadaannya? Bisakah mobil mewah tersebut berfungsi? Tentu tidak. Oleh karena itu, pandanglah pentil sebagai benda berharga yang tidak terlepas dari satu kesatuan bagian mobil. Sebagaimana pentil,  demikian pula …

Tidak Mengapa Buat Dia Saja

Tidak mengapa buat dia saja, inilah makna itsar, yaitu mendahulukan orang lain meskipun dirinya sendiri  membutuhkan. Itulah potret kehidupan para Sahabat yang Allah abadikan dalam al-Qur’an. وَيُؤْثِرُونَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ [الحشر: 9] “Mereka mengutamakan orang lain meskipun diri mereka membutuhkan” (QS. Al-Hasyr: 9) Di antara kisah yang bisa diangkat terkait ayat ini, Suatu waktu, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi …

Sembunyikanlah, Anda Menang

Manusia disifati dengan zhalim dan jahil sebagaimana dalam QS. Al-Ahzab:72, إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا [الأحزاب: 72] “Sesungguhnya manusia itu zhalim dan jahil” (QS: Al-Ahzab:72)   Berbuat kemungkaran dengan sengaja berarti zhalim, dan jika karena ketidaktahuan berarti jahil. Demikianlah keadaan manusia kecuali yang Allah ‘Azza wa Jalla menjaganya  dan melimpahkan kepadanya ilmu dan keadilan. Nah, jika manusia bertabiatkan penuh kekurangan dan …