Terjaganya Al-Qur’an Hinggga Hari Kiamat

Abu Khalid Muchtar Yahya Artikel Ilmiah 0 Comments

 

Diantara keistimewaan Al-Qur’an adalah terjaganya Al-qur’an hingga hari kiamat. Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا ٱلذِّكۡرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ ٩

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (Al-Hijr: 9)

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di menjelaskan tentang ayat ini dalam kitabnya “Taisir al-Karim ar-Rahman fi tasfsir kalamil mannan” bahwasanya penjagaan yang dimaksud meliputi dua masa yaitu :

Allah Ta’ala benar-benar menjaga Al-Qur’an pada masa diturunkannya. Maksudnya adalah kami menj aga dari pencurian pendengaran yang dilakukan oleh setan yang terkutuk.

Allah Ta’ala menjaga Al-Qur’an pasca diturunkannya. Maksudnya adalah kami memeliharanya dengan meletakkannya di hati Rasul-Nya dan menempatkannya di hati-hati umatnya. Allah Ta’ala memelihara lafadz-lafadznya dari pengubahan, penambahan, atau pengurangan dan memelihara makna-makananya dari perubahan sehingga tidak ada orang yang berkeinginan menyelewengkannya, melainkan Allah pasti mengerahkan orang-orang yang akan memaparkan kebenaran yang hakiki.

 

Ini adalah termasuk tanda kebesaran Allah dan anugerah kenikmatan yang paling agung bagi para hamba-Nya yang beriman. Orang yang menjaganya, niscaya Allah akan memelihara keluarganya dari musuh-musuh mereka dan tidakakan menguasakan musuh-musuh yang membinasakan mereka.

Syaikh Abdullah Sirajuddin Rahimahullah menjelaskan tentang ayat ini dalam kitabnya Hadyul Qur’an al-Kariim ilal Hujjah wal Burhan bahwasanya penjagaan yang dimasksud meliputi tiga hal:

Penjagaan sempurna terhadap huruf-huruf dan kata-katanya secara sempurna berikut tulisannya dan sebagaimana yang diturunkan Rasulullah ﷺ serta penukilannya dengan jalur yang mutawatir qath’i (meyakinkan) hingga hari kiamat.

Penjagaan terhadap penjelasan Al-Qur’an, yaitu hadist Nabi yang mulia ﷺ.

Penjagaan terhadap para pengamal dan penghafal Al-Qur’an serta tetap memelihara orang-orang yang menyampaikannya hingga hari kiamat. Yakni, Allah Ta’ala telah memilih orang-orang tertentu dianatar para hamba-Nya untuk membawa kitab-Nya. Maksudnya menghafalnya di dalam dada mereka, mengucapkannya, serta membacanya secara tartil dan teliti sebagaimana ketika Alqur’an itu diturunkan.

Sumber :

  1. Kitab “Kaifa Takhfadzul Al-Qur’an Al-Kariim” ­. Cara Mudah & Cepat Menghafal Al-Qur’an oleh Syaikh Dr. Yahya bin Abdurrazzaq Al-Ghautsani, Pustaka Imam Syafi’i
  2. Taisir al-Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan (Tafsir Al-Qur’an jilid 4) oleh Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di, Pustaka Sahifa)
Mahasiswa aktif Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.

Rekomendasi Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*