Makanan dan Minuman Yang Perlu Dikonsumsi Penghafal Hadits

Makanan yang Perlu Dikonsumsi Allah subhanahu wa ta’ala menyukai orang-orang yang tidak berpangku tangan dalam menyambut takdir baik. Memang semuanya terjadi atas takdir Allah tetapi Allah memerintahkan manusia untuk berusaha dan menempuh jalan-jalannya. Di antara jalan untuk menguatkan hafalan adalah mengkonsumi beberapa jenis makanan: madu, kismis (anggur kering), habbatus sauda` (jinten hitam), kurma, dan susu. a) Madu Imam az-Zuhri (w. …

Godaan Zulaikha yang Bergejolak

Bismillah, Rahimakumullahu Jami’an… Kiranya Nabi Yusuf -‘alaihi salam- merupakan diantara sebaik-baik panutan bagi para pemuda maupun pemudi muslim untuk dewasa ini. Mari kita ulas dari hati ke hati terkait kisah salah seorang hamba Allah Ta’ala yang telah Dia jaga dengan sebaik-baik penjagaan, yakni Nabi Yusuf -‘alaihi salam-.   Tatkala Zulaikha -istri penguasa mesir, al ‘Aziz- berhasil menjebak Nabi Yusuf -‘alaihi salam-, gejolak …

Anda Beriman, Budayakan Tabayyun!

  Apa Itu Tabayyun?   Secara bahasa artinya memperjelas/memperterang/klarifikasi. Maksudnya, setiap ada kabar buruk/jelek/negatif tentang sesuatu (orang/kelompok/masyarakat) tidak langsung dipercaya tetapi perlu dilakukan klarifikasi dulu (pengecekan keabsahan berita).   Tujuan Tabayyun   Agar tidak menimpakan keburukan kepada pihak yang tertuduh sehingga menimbulkan penyesalan bagi penuduh dan kerugian di dunia dan di Akhirat.   Pihak yang menuduh akan menanggung dosa besar, …

Dengan Alasan Apa Menghindar dari Mempelajari Al-Qur’an?

Agama Islam adalah agama yang mudah sebagaimana yang telah dikabarkan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam begitu pula oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, yaitu dalam firmanNya,  “Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesusahan bagimu.”[1] Begitu pula firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,  “Allah tidak membebankan seseorang dengan sesuatu yang di luar kesanggupannya.”[2] Maka, mempelajari dan menghafal Al-Qur’an adalah mudah. Mudah bagi …

Gelar Terselubung Untuk Rasulullah dan Juga Dai

  Jika kita membaca sejarah hidup Rasulullah maka yang pertama kali tergambar dalam benak kita adalah beliau orang yang sangat mulia akhlaknya: jujur, amanah, dermawan, dan seterusnya. Namun, gelar yang diberikan Allah ini berlainan dengan gelar yang diberikan oleh para penentang dakwah dan para pendosa. Mereka menggelari beliau dan para Rasul dengan gelar Sang Pendusta, Orang Sesat, Tukang Sihir, Orang …

Ilmu Tersembelih di Antara Paha Wanita

  Menikah adalah sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam serta sunnah nabi-nabi terdahulu. Tidaklah dikatakan ummat beliau, seseorang yang membenci Sunnahnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,  “Sungguh, Kami telah mengutus para rosul sebelummu dan menjadikan bagi mereka istri-istri dan keturunan.”[1] Barangsiapa yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala jadikan ia mampu menikah, maka Dia telah memberikan separuh agamanya. Sebab, separuh …

Kebatilan Argumen Berpegang kepada Pendahulu yang Sesat

Termasuk kesalahan dalam beragama adalah berdalil kebenaran dengan banyaknya pengikut, banyaknya orang yang melakukan suatu ritual, dan juga menganggap kebenaran adalah setiap apa yang dilakukan oleh pendahulu, padahal hal itu menyelisihi dalil. Inilah kasus orang-orang kafir Quraisy yang menentang Rasulullah dan menganggap beliau sesat karena menyelisihi kebiasaan para pendahulu. Allah berfirman: “Apabila dikatakan kepada mereka, ‘Ikutilah apa yang telah diturunkan …

Mahal dan berharga yang tidak disuka

Mahal dan berharga tapi tidak disuka, apa itu? Yang saya maksud adalah nasehat. Seringkali orang tidak terima ketika dirinya dinasehati. Bahkan marah-marah. Padahal dampak baiknya akan kembali kepada dirinya.  Kenapa demikian? Karena kecenderungan orang lebih suka menasehati daripada dinasehati. Lebih suka menggurui daripada digurui. Lebih suka menegur daripada ditegur. Ini suatu kelemahan dan hal semacam ini perlu dibenahi. Karena di …

Peduli Orang Lain…., Jangan Kau lakukan!!

Janganlah kita peduli kepada orang lain dengan menasehatinya, memerintahnya kepada kebaikan, mencegahnya dari kemungkaran, sementara kita melupakan diri kita. Kita menjelaskan bahaya riba kepada orang lain sementara kita gemar bermuamalah ribawi. Kita melarang orang lain yang korupsi waktu ketika bekerja, sementara kita melakukannya. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنْسَوْنَ أَنْفُسَكُمْ وَأَنْتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ  [البقرة: 44] …

Sekali lebih banyak daripada Sejuta kali

Dalam urusan dunia, adalah sesuatu yang wajar, jika kita mengejar yang lebih banyak dan lebih besar. Misalnya: Gaji yang lebih banyak, untung yang banyak, harta warisan yang banyak, membeli buah yang besar-besar, rumah yang besar dan lain-lain. Namun, tidak demikan dalam masalah agama. Tidak selamanya yang lebih besar dan lebih banyak itu baik. Malah bisa jadi ia merupakan perkara rendah …