Gelar Terselubung Untuk Rasulullah dan Juga Dai

 

Jika kita membaca sejarah hidup Rasulullah maka yang pertama kali tergambar dalam benak kita adalah beliau orang yang sangat mulia akhlaknya: jujur, amanah, dermawan, dan seterusnya. Namun, gelar yang diberikan Allah ini berlainan dengan gelar yang diberikan oleh para penentang dakwah dan para pendosa. Mereka menggelari beliau dan para Rasul dengan gelar Sang Pendusta, Orang Sesat, Tukang Sihir, Orang Gila.

Hal ini juga berlaku kepada para dai atau siapa saja yang amar maruf nahi munkar karena mereka ini memiliki kesamaan dengan para Nabi, yaitu berdakwah.

Allah berfirman: “Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata”. (QS. Al-Maidah [5]: 110)

Mereka dianggap sesat. Allah berfirman: Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata: “Sesungguhnya Kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata”. (QS. Al-A’rof [7]: 60)

Mereka dituduh sebagai orang yang kurang akal lagi bodoh serta pendusta. Allah berfirman: Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata: “Sesungguhnya Kami benar benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang orang yang berdusta.”

Mereka dituduh Orang Gila. Allah berfirman: Mereka berkata: “Hai orang yang diturunkan Al Quran kepadanya, Sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila. (QS. Al-Hijr [15]: 6)

Oleh karena itu, bagi Anda yang menjadi dai di daerahnya, jangan berkecil hati jika Anda dikucilkan karena sebelum Anda, para Rasul pun dikucilkan dan digelari dengan gelar-gelar yang tidak pantas disandang orang terbaik. Namun, cukuplah Allah sebagai penolong Anda. Allah berfirman:

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا مِنَ الْمُجْرِمِينَ وَكَفَى بِرَبِّكَ هَادِيًا وَنَصِيرًا

“Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh dari orang-orang yang berdosa. Dan cukuplah Tuhanmu menjadi Pemberi petunjuk dan Penolong.” (QS. Al-Furqan [25]: 31)

Allahu a’lam[]

Surabaya, Agustus 2016

Nor Kandir