Kiat Cerdas Meraih Istiqomah

Muhammad Nur Yasin Mutiara Faidah 0 Comments

Di manakah posisi saya? Ini adalah pertanyaan terpenting dalam kehidupan kita sebagai langkah pertama di dalam perjalanan menuju istiqamah, karena mengevaluasi dan bertanya kepada diri sendiri, di mana hanya sekedar berpikir, merupakan keistimewaan bagi orang-orang yang berakal. Maka, sangatlah benar jika mengevaluasi dan menghisab diri itu juga menjadi pondasi untuk perbaikan diri. Sebaliknya, orang yang melakaikan hal ini (evaluasi) akan merasa lemah terus-menerus dan akan membawa dirinya kepada kerugian dan kehancuran.

Perumpamaan Anda dengan diri Anda adalah seperti seorang guru dengan murid-mudridnya. Jika seorang guru meremehkan kontrol dan evaluasi maka muridnya juga akan meremehkannya dan berakibat malas serta gagal di dalam ujian. Sesungguhnya kontrol dan evaluasi yang dilakukan seorang guru akan memotivasi semangat muridnya yang kelak ia akan bisa memetik buah kemenangan dan kesuksesannya.

Supaya Anda tahu sejauh mana tingkat istiqomah Anda untuk bisa memulai mengevaluasi diri, maka berikut ini tersedia beberapa kolom pertanyaan untuk membantu Anda menapaki jalan kebaikan tersebut. Adapun urutan-urutannya bukanlah prioritas. Kolom pertama berisi aktivitas ketaatan dan berbagai macam ibadah. Kolom kedua berisi tentang maksiat dan dosa.

A. Ketaatan dan Berbagai Macam Ibadah

Materi Ya Kadang-kadang Tidak
1.       Apakah Anda shalat berjamaah di masjid? (untuk lelaki)
2.       Apakah Anda berbakti kepada orangtua Anda?
3.       Apakah Anda bersilaturrahim?
4.       Apakah Anda shalat di awal waktu?
5.       Apakah Anda berinfak?
6.       Apakah Anda membaca Al-Qur’an setiap hari?
7.       Apakah Anda berpuasa sunnah Senin dan Kamis?
8.       Apakah Anda membiasakan diri beribadah umrah?
9.       Apakah Anda bangun malam untuk shalat tahajud?
10.   Apakah Anda mengunjungi orang sakit?
11.   Apakah Anda berbuat baik kepada tetangga?
12.   Apakah Anda menyegerakan berangkat ke masjid untuk shalat jum’at?
13.   Apakah Anda puasa sunnah Ayyamul bidh (13,14 dan 15) setiap bulan?
14.   Apakah Anda beramar ma’ruf dan nahi munkar?
15.   Apakah Anda menjalankan pekerjaan Anda yang berpahala sebagaimana semestinya?
16.   Apakah Anda menghadiri majlis taklim?
17.   Apakah Anda peduli terhadap permasalahan ummat?
18.   Apakah Anda berbuat baik kepada anak-anak yatim dan fakir miskin?
19.   Apakah Anda menghapal beberapa juz dalam Al-Qur’an?
20.   Apakah Anda menyayangi orang yang lebih muda dan menghormati yang lebih tua?
21.   Apakah Anda menjaga shalat sunnah rawatib?
22.   Apakah Anda berinteraksi dengan istri dan anak-anak Anda dengan baik?
23.   Apakah Anda berpuasa 6 hari bulan Syawal?
24.   Apakah Anda mengunjungi teman-teman Anda karena Allah?
25.   Apakah Anda menyalati jenazah dan mengantarkannya ke pemakaman?
26.   Apakah Anda berpuasa Arafah dan Asyura?
27.   Apakah Anda membiasakan diri berdakwah?
28.   Apakah Anda mengerjakan shalat Dhuha?
29.   Apakah lisan Anda selalu basah dengan dzikir?
30.   Apakah Anda menangis karena takut kepada Allah?
31.   Apakah Anda menyingkirkan sesuatu yang membahayakan di jalan?
32.   Apakah Anda peduli urusan social?
33.   Apakah Anda mengucapkan salam kepada orang yang Anda kenal maupun tidak Anda kenal?
34.   Apakah Anda menyerahkan amanat kepada orang yang berkompeten?
35.   Apakah Anda benar-benar bertawakkal kepada Allah dalam segala hal?
36.   Apakah Anda berperan dalam kebajikan dalam bentuk apapun?

 

B. Macam-Macam Maksiat dan Dosa

Meskipun dengan menjawab kolom berikut ini akan terasa pahit dan sulit, akan tetapi jawaban Anda dan keterusterangan diri Anda merupakan modal utama untuk meraih kebaikan. Jika kita mau berkata jujur dalam menjawab soal-soal ini, hal ini adalah kelebihan yang kita miliki ketimbang pertanyaan tersebut diajukan oleh orang lain kepada kita, baik dalam bentuk soal atau nasehat. Di sinilah kesempatan Anda untuk berhadapan langsung dengan diri Anda sendiri, sehingga Anda bisa mengalahkan dan mengoreksinya sebelum Anda dikoreksi. Berlindunglah kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk, dan jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

 

∆∆  Apakah Anda berbuat syirik kepada Allah?

Materi Ya Kadang-Kadang Tidak
1.       Apakah Anda menyembelih untuk selain Allah?
2.       Apakah Anda minta tolong kepada selain Allah?
3.       Apakah Anda bergantung kepada jimat-jimat?
4.       Apakah Anda bersumpah atas nama selain Allah?

 

 

Materi Ya Kadang-Kadang Tidak
1.       Apakah Anda bersumpah dengan berbohong?
2.       Apakah Anda berbuat durhaka kepada orang tua Anda?
3.       Apakah Anda bersaksi palsu?
4.       Apakah Anda minum khamr dan segala yang memabukkan?
5.       Apakah Anda makan dari rizki haram (suap, dan penipuan)?
6.       Apakah Anda meremehkan shalat?
7.       Apakah Anda merusak kehormatan orang Islam?
8.       Apakah Anda suka mengadu domba?
9.       Apakah Anda sombong terhadap sesama muslim?
10.   Apakah Anda dengki terhadap sesama muslim?
11.   Apakah Anda suka membeberkan maksiat?
12.   Apakah pakaian Anda isbal (melebihi mata kaki)?
13.   Apakah Anda meremehkan bersuci dari kencing dan junub?
14.   Apakah Anda berhati-hati terhadap perkara haram?
15.   Apakah Anda mendengarkan music?
16.   Apakah Anda merokok?
17.   Apakah Anda menonton film dan sinetron?
18.   Apakah Anda mencukur jenggot?
19.   Apakah Anda biasa berbohong?
20.   Apakah Anda menunda-nunda membayar hutang? (Red.)
21.   Apakah Anda makan uang riba (bunga bank dll.) ? (Red.)
22.   Apakah Anda berjabat tangan dengan orang yang bukan mahram? (Red.)
23.   Apakah Anda pura-pura tidak tahu ketika ada seruan kepada kebaikan? (Red.)
24.   Apakah Anda meng-orang-kan pembantu Anda? (Red.)

 

Jika seluruh jawaban Anda atau sebagian besar daripadanya terdapat pada kotak yang pertama dari kolom pertanyaan-pertanyaan bagian pertama dan pada kotak ketiga dari kolom pertanyaaan-pertanyaan bagian kedua, maka pujilah Allah ‘azza wa jalla yang telah member hidayah kepada Anda. Anda tidak akan mendapat hidayahNya jika Allah tidak member Anda hidayah. Janganlah Anda terbuai dengan amalan Anda. Tingkatkanlah ketaatan, dan menyesallah jika Anda tidak mampu.

Adapun jika kebanyakan jawaban Anda terdapat pada kotak kedua dan ketiga dari kolom bagian pertama dan pada kotak pertama dan kedua dari kolom bagian kedua, maka pujilah Allah yang telah menghidupkan Anda sampai detik ini. Sesungguhnya tulisan ini atas pertolongan Allah dan taufiqNya, dengan dibarengi tekad bulat Anda- akan dapat menerangi Anda untuk meraih jalan kebahagiaan hidup di dunia dan di Akhirat.

Agar Anda bisa memperbaiki kecenderungan-kecenderungan yang ada dalam jiwa Anda, maka Anda perlu mengetahui poin-poin berikut ini:

 

a. Allah ‘azza wa jalla tidak menciptakan Anda secara sia-sia,

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ  [المؤمنون: 115]

“Maka, apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main saja, dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al-Mukminun:115)

 

b. Allah ‘azza wa jalla menciptakan Anda untuk beribadah. Dengan beribadah maka Anda akan meraih kebaikan di dunia dan di Akherat.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ  [الذاريات: 56]

“Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku” (Adz-Dzariyat: 56)

 

c.Setan adalah musuh besar Anda yang telah mengeluarkan bapak Anda (Adam, Pen.) dari Surga. Dia selalu berusaha mengeluarkan Anda dari jalan yang benar dan berjuang keras agar Anda tetap berada di jalan yang buruk.

 

d.Allah ‘azza wa jalla menyukai hamba-Nya yang bertaubat. Lantangkanlah suara di dalam diri Anda. Hanya antara Anda dan Allah, “Taubat…taubat…taubat…” demi memohon pertolongan dan kembali kepada-Nya.

 


Nukilan dari Kitab Ashalu thoriq Lil istiqomah Karya Syaikh Hasyim bin Abdullah Asy-Syu’ail

Diterjemahkan oleh Muhammad Nur Yasin

Artikel Thaybah.id

Ketua Yayasan Nida’ul Fitrah sekaligus Mudir Ma’had Thaybah Surabaya.

Rekomendasi Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*