Orang Shaleh Belumlah Shaleh

                “Orang shaleh belumlah shaleh” maksudnya adalah sekedar menjadi orang shalih itu belum cukup, tetapi juga harus menjadi mushlih (memperbaiki). Inilah yang diperintahkan oleh syariat, agar setiap orang menjadi shalih dan mushlih. Artinya, setelah seseorang mengupayakan dirinya menjadi sebaik-baiknya muslim, dia juga harus memperhatikan kondisi muslim lainnya yang belum baik agar sama-sama menjadi orang baik. Tentunya, menjadi orang baik di …

Masak… Kalah Sama Pemuda Beruban??!

Pemuda itu identik dengan kuat, enerjik, kebebasan emosional, pencarian jati diri, ingin menampakkan diri, ingin diakui eksistensinya, gejolak syahwatnya tinggi, dan kejiwaan yang belum matang alias labil. Jika seorang pemuda yang “terjerat” dengan kondisi demikian bisa membebaskan diri untuk bisa menjalankan amalan-amalan ubudiyah sebaik-baiknya, niscaya dia termasuk orang yang diistimewakan oleh Allah Azza wa jalla. Dia ‘azza wa jalla akan …

Sang Penakluk Konstantinopel

  Sobat Kecil Rahimakumullah, kebayang nggak kalau di zaman dulu ada sebuah kerajaan yang supermegah, superkuat, dan superbesar. Itulah kerajaan Konstantinopel yang sekarang berada di Negeri Turki. Negeri Turki dulu dikuasai oleh orang-orang Salib alias Kristen, lalu muncullah seorang ksatria Muslim yang tangguh yang datang membawa ribuan pasukan hebat berani mati untuk menaklukan Konstantinopel. Akhirnya, kerajaan yang kuat itu berhasil …

Untuk Mahasiswa Teknik yang Ingin Mendalami Agama

Ahli hikmah berkata, “Engkau mengharapkan kesuksesan tetapi engkau tidak menempuh jalan-jalannya. Sesungguhnya, kapal itu tidak akan pernah berlayar di padang pasir.” Sesungguhnya, bahasa Al-Qur’an adalah bahasa Arab. Dan agama kita adalah Al-Qur’an itu sendiri. Maka, tidak ada jalan lain bagi kita untuk memahaminya melainkan dengan bahasa Arab. Sungguh, para Salaf terdahulu amat memperhatikan bahasa Arab bahkan merupakan aib bagi mereka …

Amanah? Tanyakan Langit, bumi dan gunung

  Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا [النساء: 58] “Sungguh Allah menyuruh kalian untuk menyampaikan amanah kepada ahlinya” (QS. An-Nisa: 58). Makna ahlinya adalah orang yang berhak menerimanya dan orang yang mampu menjalankannya. Renungkanlah ayat ini, sebagaimana penjelasan Syaikh Utsaimin rahimallahu Ta’ala yang  ringkasnya adalah: ayat ini ( إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُم , sungguh …

Kiat Cerdas Meraih Istiqomah

Di manakah posisi saya? Ini adalah pertanyaan terpenting dalam kehidupan kita sebagai langkah pertama di dalam perjalanan menuju istiqamah, karena mengevaluasi dan bertanya kepada diri sendiri, di mana hanya sekedar berpikir, merupakan keistimewaan bagi orang-orang yang berakal. Maka, sangatlah benar jika mengevaluasi dan menghisab diri itu juga menjadi pondasi untuk perbaikan diri. Sebaliknya, orang yang melakaikan hal ini (evaluasi) akan …