makna akhirat

Makna Akhirat (الْآخِرَةُ) dalam al-Qur`an

Lafazh Akhirat (الْآخِرَةُ) memiliki 5 makna:

  1. Bermakna hari Kiamat atau hari Kebangkitan.

Inilah makna asal (الْآخِرَةُ), yaitu keadaan setelah binasanya dunia beserta segala sesuatunya. Misalnya firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَإِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ عَنِ الصِّرَاطِ لَنَاكِبُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman dengan Akhirat akan dijungkirbalikkan di atas shirath (jembatan yang membentang di atas neraka).” [QS. Al-Mu`minun [23]: 74]

وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَكَ مِنَ الْأُولَى

“Dan sungguh Akhirat itu lebih daripada ula (dunia).” [QS. Adh-Dhuhâ [93]: 4]

  1. Bermakna Surga.

Misalkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

وَالْآخِرَةُ عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُتَّقِينَ

“Dan Akhirat (Surga) di sisi Rabb-mu untuk orang-orang bertaqwa.” [QS. Az-Zukhrûf [43]: 35]

تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ

“Itulah negeri Akhirat (Surga), Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak menghendaki semena-mena di bumi dan tidak pula berbuat kerusakan, dan akibat yang baik untuk orang-orang bertaqwa.” [QS. Al-Qashash [28]: 83]

  1. Bermakna Jahannam.

Misalkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ

“Dia takut Akhirat (Neraka) dan mengharap rahmat Rabb-nya.” [QS. Az-Zumar [39]: 9]

  1. Bermakna kubur.

Misalkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ

“Allah meneguhkan orang-orang beriman dengan ucapan teguh di kehidupan dunia dan di akhirat (kubur).” [QS. Ibrâhîm [14]: 27]

  1. Bermakna akhir.

Misalkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

مَا سَمِعْنَا بِهَذَا فِي الْمِلَّةِ الْآخِرَةِ

“Kami tidak mendengar ini di agama yang terakhir (yakni agama ‘Isa).” [QS. Shâd [38]: 7]

فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ الْآخِرَةِ لِيَسُوءُوا وُجُوهَكُمْ

“Apabila datang janji terakhir, mereka akan membuat muram wajah-wajah mereka (Bani Israil).” [QS. Al-Isrâ` [17]: 7 dan 104]

Allahu a’lam.[]

Surabaya, Jan 2016 – Abu Zur’ah ath-Thaybi

Artikel http://thaybah.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *