menyiasati dosa syahwat

Begini Cara Menyiasati Dosa Kebanyakan Lelaki, Syahwat dan Melihat Wanita

Abu Zur'ah Ath-Thaybi Adab, Akhlak Muamalah, Fiqih 0 Comments

Allah sudah menakdirkan bahwa lelaki suka perempuan terutama wanita cantik. Jika ada wanita cantik di depannya, dia sangat ingin melihatnya. Tubuhnya tiba-tiba merinding dan jantungnya dag-dig-dug tidak karuan. Bahkan keinginannya bertambah ingin menyentuhnya. Itulah tabiat lelaki. Sayangnya, Allah hanya membolehkan itu bagi suami-istri saja. Bagi yang belum menikah akuilah firman Allah ini:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالأنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran [3]: 14)

Lantas apa solusinya? Ada solusi menarik yang terjadi di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Perhatikan riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dia berkata:

كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَهُ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ، قَالَ: وَلَمْ يَسْأَلْهُ عَنْهُ، قَالَ: وَحَضَرَتِ الصَّلاَةُ، فَصَلَّى مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَلَمَّا قَضَى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلاَةَ، قَامَ إِلَيْهِ الرَّجُلُ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا، فَأَقِمْ فِيَّ كِتَابَ اللَّهِ، قَالَ: «أَلَيْسَ قَدْ صَلَّيْتَ مَعَنَا» قَالَ: نَعَمْ، قَالَ: «فَإِنَّ اللَّهَ قَدْ غَفَرَ لَكَ ذَنْبَكَ» أَوْ قَالَ: «حَدَّكَ»

“Aku berada di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang seorang lelaki kepada beliau dengan berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku telah melanggar maka tegakkanlah hukuman bagiku.’ Beliau tidak menanyakan pelanggaran lelaki tersebut. Shalat pun tiba dan lelaki itu shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tatkala shalat selesai, lelaki itu datang kembali kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan berkata, ‘Ya Rasulullah, aku telah melakukan pelanggaran (dosa). Maka tegakkanlah Kitabullah bagiku.’ Beliau bersabda, ‘Bukankah kamu tadi ikut shalat bersama kami?’ Jawabnya, ‘Iya.’ Beliau bersabda, ‘Sugguh Allah telah mengampuni dosamu,’ atau beliau bersabda, ‘pelanggaranmu.’” (HR. Al-Bukhari no. 6823 dan Muslim no. 2764)

Ternyata banyak ibadah itu bisa menghapus dosa. Maka lelaki yang gemar melihat wanita di jalan dan masih proses dalam menundukkan hawa nafsu birahinya, hendaklah banyak ibadah-ibadah sunnah. Shalat wajib berjamaah di masjid bagi lelaki. Sedekah tiap hari. Jangan menyakiti orang lain. Insya Allah lelaki itu berada dalam kebaikan. Allahu a’lam[]

Penulis buku “MUNGKINKAH AKU HAFAL SATU JUTA HADITS SEPERTI IMAM AHMAD BIN HANBAL??”, “ADA APA DENGAN BAHASA ARAB?”, “ARBAIN QUR’ANIYYAH”, dan “ARBA’IN MUTTAFAQUN ALAIH”, Penerjemah Kutaib PENGARUH IBADAH DALAM KEHIDUPAN karya Syaikh Abdul Muhsin al-Badr.

Pengelola situs http://terjemahmatan.blogspot.com

Rekomendasi Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*