talbis

Talbis

Brilly El-Rasheed Manhaj 0 Comments

Talbis bisa dimaknai penipuan, penyamaran, pengelabuan hal-hal yang sebetulnya buruk sehingga nampak menjadi baik. Talbis adalah salah satu jerat syaithan dari kalangan jin dan manusia yang dilakukannya untuk menggelincirkan hamba-hamba Allah dari jalan kebenaran. Talbis adalah strategi paling efektif untuk membinasakan manusia melakukan perbuatan-perbuatan buruk namun merasa melakukan kebaikan. Sudah barang tentu ketika kita sebagai hamba Allah ini termakan atau terjangkiti talbis, kita akan cukup sulit untuk menyibak tabir syaithani tersebut sehingga kita sulit melihat kebaikan/kebenaran.

Talbis lah yang menjadikan kita merasa manis ketika memakan yang pahit, yaitu merasa mendapatkan pahala ketika berbuat dosa. Talbis menjadikan kita akan terus menerus bergumul dengan dosa yang kita anggap baik. Ketika kita dinasehati untuk meninggalkan dosa tersebut kita pasti akan menolak karena merasa sedang mengerjakan amal baik. Talbis yang disebarkan oleh syaithan memang terasa manis tapi sebetulnya sangat sadis.

Allah Ta’ala berfirman,

{يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَوْفُوا بِعَهْدِي أُوفِ بِعَهْدِكُمْ وَإِيَّايَ فَارْهَبُونِ (40) وَآمِنُوا بِمَا أَنْزَلْتُ مُصَدِّقًا لِمَا مَعَكُمْ وَلَا تَكُونُوا أَوَّلَ كَافِرٍ بِهِ وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا وَإِيَّايَ فَاتَّقُونِ (41) وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ (42)} [البقرة: 40 – 42]

“Wahai Bani Israil, ingatlah nikmat yang telah Aku karuniakan kepada kalian dan penuhilah janji dengan-Ku maka akan Aku penuhi janji-Ku dengan kalian, dan hendaklah takut kepada-Ku semata (40). Dan berimanlah dengan apa yang Aku turunkan (yaitu Al-Qur`an) sebagai pembenar bagi apa (kitab) yang ada pada kalian, jangan menjadi orang-orang yang pertama mengingkarinya, dan jangan perjualbelikan ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit, dan hendaklah taqwa kepada-Ku semata (41). Dan jangan mencampuradukkan kebenaran dengan kebathilan dan jangan sembunyikan kebenaran sementara kalian mengetahuinya (42).” [QS. Al-Baqarah: 40-42]

Ayat ke-42 dari surah Al-Baqarah ini berhubungan erat dengan dua ayat sebelumnya yaitu konteksnya ditujukan kepada Bani Israil dimana Allah melarang Bani Israil dari menjual ayat-ayat Allah dengan harga yang murah dan hendaknya mereka bertaqwa kepada Allah. Di ayat ke-42 ini, Allah melarang Bani Israil mencampuradukkan al-haqq dengan al-bathil serta Allah juga melarang dari menyembunyikan kebenaran.

(1) Pimred majalah TAUHIDULLAH; (2) Pimred majalah dan buletin AS-SHOLIHIN, (3) redaktur pelaksana majalah AL-AKHBAR, (4) editor dan layouter majalah AL IHSAN, (5) reporter majalah MEDIAN LPMP Jawa Timur, (6) kontributor lepas majalah AR-RISALAH, (7) kontributor tetap majalah LENTERA QOLBU, (8) kontributor lepas di majalah ELFATA, (9) editor in chief majalah digital QUANTUM FIQIH, (10) konseptor dan mantan redaktur pelaksana majalah FITHRAH, (11) mantan layouter sekaligus pimred buletin Jum’at THAYBAH, (12) redaktur penerbit PT. EFMS, (13) admin salah satu situs berita Islam Nasional dengan 20.000 visit/hari), (14) online marketing UD. SBY CORPORATION, (15) pengasuh situs THAYBAH.ID, (16) promotor penerbitan majalah donatur, (17) redaktur pelaksana majalah SUARA MASKUMAMBANG, (18) redaktur pelaksana majalah SEJAHTERA dan buletin jumat YATIM SEJAHTERA, dan (19) mengasuh 2 website dan belasan blog keislaman yang ‘hidup segan mati tak mau’ sebagai salah satu cara merehatkan diri, serta (20) penulis buku GOLDEN MANNERS, KUTUNGGU DI TELAGA AL-KAUTSAR, MENDEKAT KEPADA ALLAH, QUANTUM IMAN, yang bisa Anda dapatkan di Gramedia atau toko buku lainnya.

Rekomendasi Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*