jarang mandi wudhu

Jarang Mandi Vs Jarang Wudhu

Brilly El-Rasheed Artikel Ilmiah 0 Comments

Mandi biarpun diyakini bagus untuk tubuh dan psikologi, tidak sedikit orang yang malas mandi, lebih-lebih pada hari libur.

dr Amaranila Lalita Drijono SpKK dari FKUI/RSCM mengatakan, “Kalau di Indonesia ini kan lembab dan panas jadi merangsang kegiatan fisik. Oleh sebab itu, untuk mengatasinya harus mandi secara optimum, mandi dua kali dalam sehari,” tutur dr Amaralita ketika dihubungi detikHealth.

Tidak mandi tentunya membawa dampak problem kesehatan tersendiri.

Satu. Keringat Menumpuk dan Potensi Jerawat

dr Eddy Karta, SpKK dari Edmo Clinic Jakarta Selatan mengatakan, “Pada kondisi pulang kerja dengan badan kotor di daerah tropis tentu disarankan mandi. Tidak mandi dengan badan kotor akan mengakibatkan bertambah banyaknya flora normal kulit dan menyebabkan pemecahan lipid dan protein yang terdapat pada kotoran dan sisa kelenjar keringat dan sebum pada kulit.”

“Tidak mandi dengan badan kotor akan mengakibatkan bertambah banyaknya flora normal kulit dan menyebabkan pemecahan lipid dan protein yang terdapat pada kotoran dan sisa kelenjar keringat dan sebum di kulit. Pemecahan ini selanjutnya akan menyebabkan masalah kesehatan, misalnya komedo, infeksi kulit dan jerawat,” sambung dr Eddy.

Dua. Bau Badan

“Garam dari keringat ini juga jadi media yang disukai oleh kuman. Di kulit kita ini ada kuman normal yang dikenal dengan flora normal. Fungsinya flora normal ini untuk menjaga kulit. Nah kalau ada garam, flora di kulit ini bisa berkembang banyak. Kalau jumlahnya berlebihan bisa menyebabkan bau badan. Makannya kenapa kalau orang yang jarang mandi dibilangnya bau badan kan. Nah karena flora berlebihan di kulit ini,” lanjut dr Eddy.

Tiga. Iritasi Kulit dan Panu

dr Amaranila menjelaskan bahwa keringat yang keluar dari tubuh merupakan hasil metabolisme atau zat-zat yang tidak dibutuhkan lagi. “Iritasi, bisa menyebabkan gatal, merah, atau ruam. Saat gatal pasti kita akan menggaruk lalu kalau digaruk terlalu keras akan membuat kulit rusak dan bisa membawa kuman lain masuk ke tubuh,” terangnya.

“Jamur kan senang ya di tempat yang beminyak dan lembab. Kalau kalenjar minyak jumlahnya bertambah, jamur ini kemudian akan muncul dan merusak pigmen kulit sehingga warnanya bisa jadi putih gitu. Makanya kan kalau orang panuan pasti dibilang karena jarang mandi kan. Nah itu dia prosesnya kenapa orang bisa jadi panuan,” terangnya.

Demikianlah faktanya mandi sangat diaksentuasi oleh medis. Benarkah kedokteranlah yang paling berjasa melindungi kita dari potensi negatif akibat tidak mandi? Ternyata Nabi Muhammad lebih dulu memberitahu kita bahwa mandi sangat bagus untuk tubuh, sejak lebih dari tiga belas abad silam. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ ، يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا ، مَا تَقُولُ ذَلِكَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ » . قَالُوا لاَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا . قَالَ « فَذَلِكَ مِثْلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ ، يَمْحُو اللَّهُ بِهَا الْخَطَايَا »

“Tahukah kalian, seandainya ada sebuah sungai di dekat pintu salah seorang di antara kalian, lalu ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali, apakah akan tersisa kotorannya walau sedikit?” Para sahabat menjawab, “Tidak akan tersisa sedikit pun kotorannya.” Beliau berkata, “Maka begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah menghapuskan dosa.” [HR. Al-Bukhari no. 528 dan Muslim no. 667]

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu,

مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ كَمَثَلِ نَهَرٍ جَارٍ غَمْرٍ عَلَى بَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ ». قَالَ قَالَ الْحَسَنُ وَمَا يُبْقِى ذَلِكَ مِنَ الدَّرَنِ

Permisalan shalat yang lima waktu itu seperti sebuah suangi yang mengalir melimpah di dekat pintu rumah salah seorang di antara kalian. Ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali.” Al Hasan berkata, “Tentu tidak tersisa kotoran sedikit pun (di badannya).” [HR. Muslim no. 668]

Dua hadits ini menerangkan keutamaan shalat lima waktu di mana dari shalat tersebut bisa diraih pengampunan dosa, dengan syarat dikerjakan dengan sempurna memenuhi syarat, rukun, dan aturan-aturannya. Dari shalat tersebut bisa menghapuskan dosa kecil -menurut jumhur ulama-, sedangkan dosa besar harus dengan taubat. [Nuzhah Al-Muttaqin, Musthafa Al-Bugha, dkk., hal. 409]

Poin menarik hadits ini adalah mandi saja sangat digalakkan oleh Nabi. Maka shalat harus menjadi prioritas kita. Orang yang shalat tentu berwudhu terlebih dahulu. Efek positif wudhu sangat jelas baik bagi kesehatan, tak jauh manfaatnya dibandingkan dengan mandi.

Jika jarang mandi dapat membawa keburukan pada kesehatan Anda, jarang wudhu pun demikian.

http://health.detik.com/read/2014/09/10/105848/2686182/775/6/jangan-malas-jarang-mandi-bisa-sebabkan-kulit-iritasi-hingga-bau-badan

(1) Pimred majalah TAUHIDULLAH; (2) Pimred majalah dan buletin AS-SHOLIHIN, (3) redaktur pelaksana majalah AL-AKHBAR, (4) editor dan layouter majalah AL IHSAN, (5) reporter majalah MEDIAN LPMP Jawa Timur, (6) kontributor lepas majalah AR-RISALAH, (7) kontributor tetap majalah LENTERA QOLBU, (8) kontributor lepas di majalah ELFATA, (9) editor in chief majalah digital QUANTUM FIQIH, (10) konseptor dan mantan redaktur pelaksana majalah FITHRAH, (11) mantan layouter sekaligus pimred buletin Jum’at THAYBAH, (12) redaktur penerbit PT. EFMS, (13) admin salah satu situs berita Islam Nasional dengan 20.000 visit/hari), (14) online marketing UD. SBY CORPORATION, (15) pengasuh situs THAYBAH.ID, (16) promotor penerbitan majalah donatur, (17) redaktur pelaksana majalah SUARA MASKUMAMBANG, (18) redaktur pelaksana majalah SEJAHTERA dan buletin jumat YATIM SEJAHTERA, dan (19) mengasuh 2 website dan belasan blog keislaman yang ‘hidup segan mati tak mau’ sebagai salah satu cara merehatkan diri, serta (20) penulis buku GOLDEN MANNERS, KUTUNGGU DI TELAGA AL-KAUTSAR, MENDEKAT KEPADA ALLAH, QUANTUM IMAN, yang bisa Anda dapatkan di Gramedia atau toko buku lainnya.

Rekomendasi Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*