Lebih Dahulu Mana

Lebih Dahulu Mana, Yang Kecil Apa Yang Besar?

Abu Zur'ah Ath-Thaybi Fiqih 0 Comments

Terkadang kita dihadapkan pada pilihan, mendahulukan orang tua atau anak kecil? Misalnya kasus memberi minum, makan, barang, siwak, atau mengucapkan salam. Dalam Islam, dianjurkan mendahulukan yang lebih tua dalam umur. Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata: Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

«أَرَانِي أَتَسَوَّكُ بِسِوَاكٍ، فَجَاءَنِي رَجُلاَنِ، أَحَدُهُمَا أَكْبَرُ مِنَ الآخَرِ، فَنَاوَلْتُ السِّوَاكَ لأَصْغَرَ مِنْهُمَا، فَقِيلَ لِي: كَبِّرْ، فَدَفَعْتُهُ إِلَى الأَكْبَرِ مِنْهُمَا»

Saya mimpi bersiwak dengan siwak, lalu dua orang datang kepadaku yang satu lebih besar dari yang lain, lalu aku berikan siwak itu kepada yang lebih kecil, tiba-tiba ada yang menegurku, Dahulukan yang besar!’ Maka aku berikan kepada yang lebih besar (tua). (HR. Al-Bukhari no. 246 dan Muslim no. 3003)

Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa jika kasusnya yang kecil di sebelah kanannya maka tidak boleh mendahulukan yang kiri meskipun orang tua, sebelum minta izin dulu kepada yang di sebelah kanan, meskipun anak-anak. Ini adab Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam hadits shahih. Allahu a’lam[]

Penulis buku “MUNGKINKAH AKU HAFAL SATU JUTA HADITS SEPERTI IMAM AHMAD BIN HANBAL??”, “ADA APA DENGAN BAHASA ARAB?”, “ARBAIN QUR’ANIYYAH”, dan “ARBA’IN MUTTAFAQUN ALAIH”, Penerjemah Kutaib PENGARUH IBADAH DALAM KEHIDUPAN karya Syaikh Abdul Muhsin al-Badr.

Pengelola situs http://terjemahmatan.blogspot.com

Rekomendasi Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*