Perbedaan Lafazh (الكُرْهُ) dan (الكَرْهُ) dalam al-Qur`an

Abu Zur'ah Ath-Thaybi Nahwu-Sharaf 0 Comments

Lafazh (الكُرْهُ) dan (الكَرْهُ) berasal dari (كَرِهَ) artinya terpaksa atau membenci, yaitu terpaksa melakukan atau mengalami sesuatu yang tidak disukainya karena berat, letih, atau susah. Perbedaannya, lafazh (الكُرْهُ) digunakan untuk keterpaksaan yang berasal dari dzatnya dan dilakukan dengan kerelaan hati dan lafazh ini berulang 2 kali dalam al-Qur`an. Yang pertama:

«وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا»

“Dan Kami mewasiatkan manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan kurh dan melahirkannnya dalam keadaan kurh, dan masa mengandungnya dan menyapihnya selama 30 bulan.” [QS. Al-Ahqâf [46]: 15]

Allah menyebut ibu dengan lafazh (الكُرْهُ) karena mengandung dan melahirkan adalah perkara yang dibenci karena penuh dengan kepayahan, rasa sakit, dan mual, bahkan terkadang mengakibatkan penyakit dan kematian. Namun, ibu memaksa dirinya untuk menjalaninya karena dirinya mengharapkan akan kelahiran seorang anak shalih yang ditunggu-tunggu yang akan menyejukkan pandangan matanya. Intinya secara dzatnya, mengandung dan melahirkan dibenci karena penuh dengan kepayahan di atas kepayahan, tetapi ibu menjalaninya dengan kerelaan hati atas bayi mungil yang ditunggu-tunggu kelahirannya.

Adapun lafazh (الكَرْهُ) digunakan untuk keterpaksaan yang berasal dari luar dan dijalani tanpa kerelaan hati. Lafazh ini diulang dalam 5 ayat di surat an-Nisâ`, at-Taubah, dan Fushshilat. Misalnya firman Allah subhanahu wa ta’ala:

«قُلْ أَنْفِقُوا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا لَنْ يُتَقَبَّلَ مِنْكُمْ إِنَّكُمْ كُنْتُمْ قَوْمًا فَاسِقِينَ»

“Katakanlah, ‘Berinfaqlah kalian dengan suka rela atau terpaksa, niscaya tidak akan diterima dari kalian. Sesungguhnya kalian adalah kaum yang fasiq.” [QS. Taubah [9]: 53]

Orang munafiq enggan berinfaq dan shalat. Kalau shalat mereka berdiri dengan malas sekedarnya untuk mencari muka di hadapan kaum muslimin. Seandaninya mereka berinfak pun dengan terpaksa karena membenci berinfak. Jiwa mereka berat melakukannya dan tidak menyukainya.

«يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَنْ تَرِثُوا النِّسَاءَ كَرْهًا»

“Wahai orang-orang beriman, tidak boleh kalian untuk mewarisi wanita dengan paksaan.” [QS. An-Nisâ` [4]: 19]

Kebiasaan kaum jahiliyah, apabila ayahnya meninggal maka harta dan isrtinya menjadi warisan dalam keadaan istri tersebut tidak suka digauli oleh anaknya sendiri. Mereka terpaksa karena sudah menjadi adat kebiasaan yang berlaku. Kemudian Islam datang dan melarang istri ayah dijadikan warisan baik dengan kerelaan maupun tidak.

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

«ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ»

“Kemudian Allah menuju langit saat menjadi asap lalu berkata kepadanya dan bumi, ‘Datanglah kepada Kami dengan suka rela ataupun terpaksa.’ Keduanya menjawab, ‘Kami datang dengan suka rela.’” [QS. Fushshilat [41]: 11]

Memang lafazh (الكَرْهُ) digunakan untuk keterpaksaan yang dilakukan tanpa kerelaan, tetapi hal ini tidak berlaku untuk langit dan bumi, karena mereka sendiri yang menyatakan bersedia datang kepada Allah dengan suka rela.

Faidah

Faidah yang bisa diambil adalah terdapat perbedaan yang jelas antara mukmin dan munafiq. Perintah Allah umumnya berat dilakukan dan umumnya dikerjakan dengan keterpaksaan karena tidak sesuai dengan keinginan jiwa. Tetapi orang mukmin melakukannya dengan kerelaan hati meskipun berat, berbeda dengan orang munafiq yang melakukannya tanpa kerelaan.[AZ]

Penulis buku “MUNGKINKAH AKU HAFAL SATU JUTA HADITS SEPERTI IMAM AHMAD BIN HANBAL??”, “ADA APA DENGAN BAHASA ARAB?”, “ARBAIN QUR’ANIYYAH”, dan “ARBA’IN MUTTAFAQUN ALAIH”, Penerjemah Kutaib PENGARUH IBADAH DALAM KEHIDUPAN karya Syaikh Abdul Muhsin al-Badr.

Pengelola situs http://terjemahmatan.blogspot.com

Rekomendasi Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*