bergegas

Bergegas Menuju kepada Allah (1)

Brilly El-Rasheed Adab, Akhlak Muamalah 0 Comments

Bagian kali ini akan kami coba untuk menguraikan beberapa amal sholeh yang lain, diantaranya haji, istighfar, dan bershodaqoh.

Rosululloh menyeru kita untuk bergegas melaksanakan haji ketika semua syarat telah terpenuhi. Rosululloh melarang menunda-nunda pelaksanaan haji. Beliau bersabda yang artinya:
“Barangsiapa yang ingin menunaikan haji, maka segeralah (melaksanakannya) karena kadang seseorang sakit, binatang yang dikendarainya hilang, dan (atau) ada hajat yang tidak bisa ditinggalkan.” [Shohih Sunan Ibnu Majah no. 2331; Sunan lbnu Majah 2/962 no. 2883]

Dari lbnu ‘Abbas, Rosululloh Muhammad juga berkata, “Bergegaslah untuk menunaikan haji, yakni yang wajib…” [Hasan lighairihi: Shohih At-Targhib wa At-Tarhib no. 1111]

Dari Abu Sa’id Al-Khudri, Nabi Muhammad meriwayatkan firman Alloh yang artinya, “Sesungguhnya (jika) ada hamba yang telah Aku berikan kesehatan pada jasadnya, Aku lapangkan kehidupannya, lalu lima tahun berlalu padanya, tapi ia tidak juga bertamu kepada-Ku (berhaji ke Baitullah) maka ia benar-benar menjadi orang yang terhalang (dari kebaikan).” [Shohih Iighairih: Shohih Ibnu Hibban. Shohih Shohih At-Targhib wa At-Tarhib no. 1166]

Rahasia mengapa Rosululloh memerintahkan untuk secepatnya mengerjakan haji jika sudah siap semua persyaratannya adalah karena Ka’bah kelak suatu hari akan dihancurkan oleh sekelompok orang bodoh lagi jahat. Nabi bersabda, yang artinya, “Nikmatilah Baitulloh ini. Sesungguhnya ia telah dihancurkan dua kali dan ia diangkat pada kali yang ketiga.” [Shohih: Musnad Al-Bazzar; Mu’jam Al-Kabir Ath-Thabrani; Shohih Ibnu Khuzaiman; Shohih Ibnu Hibban. Shohih At-Targhib wa At-Tarhib no. 1110]

Dalam Al-Qur’an, Alloh juga telah menyeru hamba-hamba-Nya untuk segera dan senantiasa bertaubat, meminta ampunan Alloh, dan bergegas beramal untuk menuju surga. Alloh berfirman, “Bersegeralah kalian kepada ampunan Rabb kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” [QS Ali ‘Imran:133]

Begitu pula dalam hal shadaqah, baik yang wajib, yaitu zakat fithri dan zakat mal, maupun yang nafilah (sunnah, tidak wajib), kita diperintahkan untuk bersegera menunaikannya, karena harta yang ada pada kita bisa saja diambil oleh Alloh, yang akhirnya tidak ada lagi kesempatan bershadaqah.

Dari Abu Hurairah, Seorang lelaki mendatangi Rosululloh, dan bertanya, “Wahai Rosululloh shadaqah apa yang paling balk?” Beliau menjawab, “Kamu bershadaqah ketika kamu sehat lagi kikir (berambisi), kamu khawatir menjadi miskin dan ingin kaya. Janganlah kamu menunda-nunda shadaqah hingga ajalmu telah sampai di tenggorokan, saat itu kamu akan berkata, “Berikanlah kepada si fulan begini dan kepada si fulan begitu.” Padahal memang sudah pasti hartanya ketika itu diwarisi si fulan.”[Shohih Al-Bukhori no. 2689; Shohih Muslim no. 2336]

:: Dukung Dakwah Islamiyyah Online kami dengan comment, doa bi zhohril ghoib dan financial.

(1) Pimred majalah TAUHIDULLAH; (2) Pimred majalah dan buletin AS-SHOLIHIN, (3) redaktur pelaksana majalah AL-AKHBAR, (4) editor dan layouter majalah AL IHSAN, (5) reporter majalah MEDIAN LPMP Jawa Timur, (6) kontributor lepas majalah AR-RISALAH, (7) kontributor tetap majalah LENTERA QOLBU, (8) kontributor lepas di majalah ELFATA, (9) editor in chief majalah digital QUANTUM FIQIH, (10) konseptor dan mantan redaktur pelaksana majalah FITHRAH, (11) mantan layouter sekaligus pimred buletin Jum’at THAYBAH, (12) redaktur penerbit PT. EFMS, (13) admin salah satu situs berita Islam Nasional dengan 20.000 visit/hari), (14) online marketing UD. SBY CORPORATION, (15) pengasuh situs THAYBAH.ID, (16) promotor penerbitan majalah donatur, (17) redaktur pelaksana majalah SUARA MASKUMAMBANG, (18) redaktur pelaksana majalah SEJAHTERA dan buletin jumat YATIM SEJAHTERA, dan (19) mengasuh 2 website dan belasan blog keislaman yang ‘hidup segan mati tak mau’ sebagai salah satu cara merehatkan diri, serta (20) penulis buku GOLDEN MANNERS, KUTUNGGU DI TELAGA AL-KAUTSAR, MENDEKAT KEPADA ALLAH, QUANTUM IMAN, yang bisa Anda dapatkan di Gramedia atau toko buku lainnya.

Rekomendasi Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*