pertanian

Pertanian dan Perkebunan Akan Bagus dengan Taqwa

Brilly El-Rasheed Akhlak Muamalah, Aqidah 0 Comments

Nabi menyebutkan saat turunnya Isa putera Maryam di akhir zaman:

“Sesungguhnya akan terjadi keberkahan. Maka dikatakan kepada bumi: ‘Keluarkan buahmu dan kembalikan barokahmu.’ Sehingga pada hari itu sekelompok orang yang banyak bisa memakan satu delima dan berteduh di bawah naungannya. Susu juga diberi keberkahan. Sehingga satu perahan susu onta, bisa mencukupi sekelompok manusia yang banyak. Satu perahan susu sapi, bisa mencukupi satu kabilah. Dan satu perahan susu kambing, bisa mencukupi satu keluarga besar.”[1]

Ibnul Qayyim berkata: “Sungguh biji-biji gandum serta biji lainnya (hasil pertanian), dahulu jauh lebih besar dari yang terdapat pada hari ini. Karena keberkahan padanya jauh lebih banyak. Karena itu Imam Ahmad meriwayatkan dengan sanadnya, bahwasanya pernah ditemukan di pergudangan salah satu Bani Umayah, sebuah kantong berisi gandum yang besarnya sebesar isi kurma. Dalam kantong itu tertulis: Ini adalah biji-biji gandum yang tumbuh pada hari-hari keadilan. Kisah ini disebutkan Imam Ahmad dalam Musnadnya setelah beliau mendatangkan Hadis yang dia riwayatkan[2].”[3]

Abu Dawud As-Sajastani berkata:

“Saya mengukur mentimun di Mesir, ia mencapai tiga belas jengkal, dan saya melihat dua potong buah limau (sejenis jeruk nipis) yang telah dipotong di atas unta dan ditempatkan pada tempat seperti dua kantong.”[4]

Ibnul Qayyim berkata: “Maka setiap waktu yang anda bermaksiat kepada Allah di dalamnya. Atau harta yang digunakan untuk bermaksiat. Atau kedudukan, ilmu, atau perbuatan yang dengannya seseorang berbuat maksiat kepada Allah, sesungguhnya semua itu adalah milik Allah dan bukan milik seseorang yang memilikinya. Sebab seseorang tidak mempunyai umur, harta, kekuatan, kedudukan, ilmu, atau amal, kecuali yang digunakannya untuk berbuat taat kepada Allah. Karena itu di antara manusia ada yang hidup di dunia ini selama seratus tahun atau semisalnya, sementara umurnya belum mencapai dua puluh tahun atau semisalnya. Sebagai-mana di antara mereka ada yang memiliki emas dan emas yang melimpah, sementara harta yang dia miliki pada hakikatnya hanya seribu dirham atau semisalnya. Maka seperti itu pula ilmu dan kedudukan. Karena itu dalam riwayat At-Tirmidzi, Rasulullah bersabda:

“Ketahuilah sesungguhnya dunia itu terlaknat dan segala isinya pun juga terlaknat, kecuali dzikir kepada Allah dan apa saja yang berkaitan dengannya. Juga orang yang alim atau orang yang belajar[5].”[6]

Catatan Kaki:

[1] Hlm. 1178, no. 2937

[2] Kisah ini disebutkan dengan sanadnya oleh Yahya bin Ma’in dalam At-Tarikh, 4/191

[3] Zaadul Ma’ad, 4/333

[4] Sunan Abi Dawud, Kitab Az-Zakaah, bab: Shadaqah Az-Zar’, hlm. 189

[5] Al-Jawab Al-Kaafi, hlm. 75-76

[6] Sunan At-Tirmidzi, hlm. 383, no. 2322, At-Tirmidzi berkata: “Ini Hadis hasan gharib.” Dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Tirmidzi, 2/269, no. 1891

(1) Pimred majalah TAUHIDULLAH; (2) Pimred majalah dan buletin AS-SHOLIHIN, (3) redaktur pelaksana majalah AL-AKHBAR, (4) editor dan layouter majalah AL IHSAN, (5) reporter majalah MEDIAN LPMP Jawa Timur, (6) kontributor lepas majalah AR-RISALAH, (7) kontributor tetap majalah LENTERA QOLBU, (8) kontributor lepas di majalah ELFATA, (9) editor in chief majalah digital QUANTUM FIQIH, (10) konseptor dan mantan redaktur pelaksana majalah FITHRAH, (11) mantan layouter sekaligus pimred buletin Jum’at THAYBAH, (12) redaktur penerbit PT. EFMS, (13) admin salah satu situs berita Islam Nasional dengan 20.000 visit/hari), (14) online marketing UD. SBY CORPORATION, (15) pengasuh situs THAYBAH.ID, (16) promotor penerbitan majalah donatur, (17) redaktur pelaksana majalah SUARA MASKUMAMBANG, (18) redaktur pelaksana majalah SEJAHTERA dan buletin jumat YATIM SEJAHTERA, dan (19) mengasuh 2 website dan belasan blog keislaman yang ‘hidup segan mati tak mau’ sebagai salah satu cara merehatkan diri, serta (20) penulis buku GOLDEN MANNERS, KUTUNGGU DI TELAGA AL-KAUTSAR, MENDEKAT KEPADA ALLAH, QUANTUM IMAN, yang bisa Anda dapatkan di Gramedia atau toko buku lainnya.

Rekomendasi Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*