fardhu ain

Ilmu yang Fardhu ‘Ain, Apa Saja?

Brilly El-Rasheed Fiqih, Nasihat Ulama 2 Comments

Oleh Ibnu Abiihi

Dalam syarahnya terhadap Sunan Ibnu Majah halaman 20, As-Suyuthi menyitir uraian Al-Baihaqi dalam Al-Madkhal mengenai maksud hadits, “Mencari ilmu itu wajib bagi semua orang yang beragama Islam.”

اما أَرَادوا الله اعْلَم الْعلم الْعَام الَّذِي لَا يسع الْبَالِغ الْعَاقِل جَهله أَو علم مَا يطْرَأ لَهُ خَاصَّة أَو أَرَادَ أَنه فَرِيضَة على كل مُسلم حَتَّى يقوم بِهِ من فِيهِ كِفَايَة

Yaitu bahwasanya kita wajib menuntut ilmu yang secara global harus diketahui oleh orang yang sudah baligh lagi berakal, tidak boleh ia bodoh tentangnya, atau ilmu yang sangat dibutuhkan olehnya secara spesifik, atau makna hadits ini adalah wajib atas setiap muslim sehingga secara komunal sebagian orang sudah terbebas dari kewajiban tersebut.”

Kemudian, As-Suyuthi juga menukil keterangan Al-Baidhawi,

المُرَاد من الْعلم هُنَا مَالا مندوحة للْعَبد عَن تعلمه كمعرفة الصَّانِع وَالْعلم بوحدانيته ونبوة رَسُوله وَكَيْفِيَّة الصَّلَاة فَإِن تعلمه فرض عين

“Ilmu yang harus dicari dalam hadits ini adalah ilmu yang seorang hamba tidak ditolerir untuk tidak mempelajarinya seperti mengenal Sang Pencipta, ilmu tentang keesaanNya, kenabian RasulNya, tata cara shalat, mempelajari hal-hal ini adalah kewajiban personal.”

(1) Pimred majalah TAUHIDULLAH; (2) Pimred majalah dan buletin AS-SHOLIHIN, (3) redaktur pelaksana majalah AL-AKHBAR, (4) editor dan layouter majalah AL IHSAN, (5) reporter majalah MEDIAN LPMP Jawa Timur, (6) kontributor lepas majalah AR-RISALAH, (7) kontributor tetap majalah LENTERA QOLBU, (8) kontributor lepas di majalah ELFATA, (9) editor in chief majalah digital QUANTUM FIQIH, (10) konseptor dan mantan redaktur pelaksana majalah FITHRAH, (11) mantan layouter sekaligus pimred buletin Jum’at THAYBAH, (12) redaktur penerbit PT. EFMS, (13) admin salah satu situs berita Islam Nasional dengan 20.000 visit/hari), (14) online marketing UD. SBY CORPORATION, (15) pengasuh situs THAYBAH.ID, (16) promotor penerbitan majalah donatur, (17) redaktur pelaksana majalah SUARA MASKUMAMBANG, (18) redaktur pelaksana majalah SEJAHTERA dan buletin jumat YATIM SEJAHTERA, dan (19) mengasuh 2 website dan belasan blog keislaman yang ‘hidup segan mati tak mau’ sebagai salah satu cara merehatkan diri, serta (20) penulis buku GOLDEN MANNERS, KUTUNGGU DI TELAGA AL-KAUTSAR, MENDEKAT KEPADA ALLAH, QUANTUM IMAN, yang bisa Anda dapatkan di Gramedia atau toko buku lainnya.

Rekomendasi Artikel

Comments 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*