wirid

Berhadats Kok Wiridan?

Brilly El-Rasheed Fatwa Ulama, Fiqih 0 Comments

Wiridan adalah sebutan yang sudah memasyarakat untuk sebuah kegiatan melafazhkan bacaan-bacaan kalimah thayyibah atau yang juga disebut dzikir. Dzikir bisa berupa bermacam lafazh, seperti tasbih, tahmid, tahlil, takbir, hauqalah, basmalah, istirja’, shalawat, asmaul husna dan sejenisnya. Sebagian masyarakat ada yang meyakini kesucian diri dari hadats adalah syarat berdzikir atau wiridan. Seakan, berdzikir itu tidak boleh dilakukan dalam kondisi hadats, yaitu belum wudhu akibat keluar kencing atau kentut atau berak (maaf). Benarkah terlarang? Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi’i dalam Al-Adzkar menghikayatkan adanya ijma’ para ulama akan bolehnya berdzikir dengan qalbu ataupun lisan bagi orang yang berhadats ataupun junub, wanita haidh ataupun sedang nifas. Orang-orang ini boleh berdzikir dengan macam-macam dzikir termasuk juga berdoa. Dalam Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim, An-Nawawi juga mengatakan hal yang sama. Jadi dengan demikian setiap saat mari kita perbanyak dzikir. Sambil tidur, duduk, berdiri, berjalan, berlari, berkendara, bekerja, belajar, berkumpul, dan lain-lain, kita upayakan tidak sepi dari dzikir, semampu kita.

(1) Pimred majalah TAUHIDULLAH; (2) Pimred majalah dan buletin AS-SHOLIHIN, (3) redaktur pelaksana majalah AL-AKHBAR, (4) editor dan layouter majalah AL IHSAN, (5) reporter majalah MEDIAN LPMP Jawa Timur, (6) kontributor lepas majalah AR-RISALAH, (7) kontributor tetap majalah LENTERA QOLBU, (8) kontributor lepas di majalah ELFATA, (9) editor in chief majalah digital QUANTUM FIQIH, (10) konseptor dan mantan redaktur pelaksana majalah FITHRAH, (11) mantan layouter sekaligus pimred buletin Jum’at THAYBAH, (12) redaktur penerbit PT. EFMS, (13) admin salah satu situs berita Islam Nasional dengan 20.000 visit/hari), (14) online marketing UD. SBY CORPORATION, (15) pengasuh situs THAYBAH.ID, (16) promotor penerbitan majalah donatur, (17) redaktur pelaksana majalah SUARA MASKUMAMBANG, (18) redaktur pelaksana majalah SEJAHTERA dan buletin jumat YATIM SEJAHTERA, dan (19) mengasuh 2 website dan belasan blog keislaman yang ‘hidup segan mati tak mau’ sebagai salah satu cara merehatkan diri, serta (20) penulis buku GOLDEN MANNERS, KUTUNGGU DI TELAGA AL-KAUTSAR, MENDEKAT KEPADA ALLAH, QUANTUM IMAN, yang bisa Anda dapatkan di Gramedia atau toko buku lainnya.

Rekomendasi Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*